
Demak – Revitalisasi Museum Glagah Wangi Kabupaten Demak mulai dilaksanakan pada Kamis (22/10/26). Kegiatan diawali dengan selametan dan doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses revitalisasi berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana.
Sebelum pelaksanaan, peninjauan lapangan atau uitzet telah dilakukan pada Rabu sore (21/10/26) untuk mencocokkan perencanaan dengan kondisi di lapangan. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Yogyakarta, Nahar, konsultan pengawas, penyedia jasa konstruksi, serta Plt. Kepala Museum Glagah Wangi, Erni.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa revitalisasi museum menjadi langkah penting dalam memperkuat pelestarian sejarah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata edukasi di Kabupaten Demak.
“Harapannya, revitalisasi ini dapat menjadikan Museum Glagah Wangi semakin representatif, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan, sehingga semakin memperkuat wisata sejarah dan budaya Demak,” ujarnya.
Melalui revitalisasi ini, Museum Glagah Wangi diharapkan semakin berperan sebagai ruang edukasi dan pelestarian warisan budaya, sekaligus menjadi salah satu destinasi pendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Demak.(Dinparta/jm)

