
Demak – Soto Dipo menjadi salah satu kuliner legendaris di Kabupaten Demak yang telah bertahan sekitar 65 hingga 70 tahun. Nama “Dipo” diambil dari pendirinya, Mbah Dipo, dan kini usaha tersebut telah dikelola oleh generasi ketiga.
Berlokasi di Pasar Bintoro, tepatnya masuk melalui pintu tengah pasar, Soto Dipo buka setiap hari mulai bakda Subuh hingga setelah Asar. Cita rasa yang konsisten menjadikannya favorit masyarakat dan wisatawan.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan kuliner legendaris seperti Soto Dipo merupakan bagian penting dari pengembangan pariwisata, khususnya subsektor kuliner.
“Kuliner khas yang mampu bertahan lintas generasi memiliki nilai sejarah dan menjadi daya tarik wisata. Soto Dipo adalah salah satu identitas kuliner Demak yang perlu terus dilestarikan dan dipromosikan sebagai bagian dari pengalaman wisata di Kabupaten Demak,” ujarnya.
Bertahannya Soto Dipo hingga tiga generasi menjadi bukti bahwa warisan kuliner lokal memiliki nilai budaya sekaligus potensi besar dalam mendukung pariwisata daerah.(Dinparta/ab/jm)

