Buming viros corono sejak awal tahun 2020 tidak berimbas pada wisata religi di Kota Wali Demak. Virus yang sangat ganas dan mematikan ditakuti oleh manusia di seluruh Indonesia tersebut berasal dari neg Cina dan sudah mematikan ribuan penduduk di Cina. Di Negara Arab Saudi untuk sementara waktu pemetintah Srab Saudi menutup seluruh akses sementara waktu untuk ibadah umroh semata- mata dalam upaya melindungi keselamatan warganya dari penularan virus Corona. Tidak demikian halnya dengan wisata religi di Kota Wali Demak. Tidak ada penanganan khusus terkait buming virus corona Pengunjung tetap rame berjalan seperti biasa. Hal ini dibuktikan dengan data jumlah pengunjung pada bulan Januari sampai dengan Pebruari tidak ada perbedaan yang signifikan bila dibanding dengan tahun sebelumnya.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak beberapa waktu yang lalu dalam agenda wawancara dengan wartawan New Radar di ruang kerja Dinparta. Selanjutnya Bapak Agus Kriyanto juga memberikan himbauan kepada petugas di lapangan hendaknya tetap waspada dan menjaga kesehatan , kebersihan lingkungan, sesering mungkin untuk cuci tangan setelah melakukan akrivitas untuk pengaman diri sendiri. Disamping itu dikarenakan pengunjung wisata religi mayoritas wisatawan domestik yang bertujuan untuk beribadah jadi tidak ada kekhawatiran pemerintah Kabupaten Demak dengan merebaknya virus corona.Tempat wisata tetap memberikan pelayanan guna menunjang PAD Kabupaten Demak.