


Demak- Saka Pramuka Pariwisata mengenalkan budaya dan tradisi ruwatan kepada anggota barunya. Hal ini juga termasuk dalam penguatan dan aktualisasi krida penyuluh pariwisata.
Ruwatan yang diselenggarakan dua kali dalam setahun setiap bulan rajab dan muharam menurut penanggalan Jawa. Menjadi kesempatan bagi Saka Pramuka Pariwisata terlibat aktif dalam kegiatan ruwatan untuk melestarikan tradisi yang diajarkan kanjeng Sunan Kalijaga.
Ruwatan yang dikelola oleh ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga selalu melibatkan peran serta dari anggota Saka Pariwisata. Anggota yang ada akan mendapatkan tugas yang berbeda dari absensi, perlengkapan konsumsi, pagar betis dan juga memakaikan kain serta tali lawe pada sukerto “ peserta yang diruwat”.
“ Sebelum bertugas di ruwatan hari minggu (4/8/2024) sehari sebelumya para anggota Saka di bagi tugas dan dibekali ketrampilan sesuai tugasnya. Hal ini akan melancarkan para anggota Saka yang ditugaskan. Selain itu juga memberikan kesempatan bagi anggota Saka untuk mencitai dan mengenali budaya Jawa seperti ruwatan ” ungkap Pimpinan Saka Pariwisata Ardhito.
“ keikut sertaan menjadi petugas ruwatan juga relefan dengan yang ada pada krida penyuluh pariwisata. Sehingga kerjasama yang baik dan saling meguntungkan bisa menjadi bekal anggota Saka. Selanjutnya setelah mengikuti kegiatan ini para etugas membuat laporan dan tutor sebaya kepada anggota Pramuka yang lain sehingga ilmunya bermanfaat bagi sesame” pungkas Ardhito. (Dinpar/Eza)

