SEJARAH BERDIRINYA MASJID AGUNG DEMAK

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"

Demak- Sejarah berdirinya Masjid Agung Demak memang menarik untuk dipelajari. Pembangunan masjid ini dilakukan pada abad ke-15 Masehi oleh Raden Patah yang merupakan raja pertama Kesultanan Demak bersama Wali Songo. Berbeda dari masjid pada umumnya yang memiliki kubah, atap masjid ini justru berbentuk limas dan bersusun tiga. Atapnya ini sarat akan makna tentang ajaran Islam, yaitu tentang Iman, Islam, dan Ihsan.

Makna bangunan masjid bertingkat, bukan kubah seperti masjid pada umumnya. Artinya, Iman maknya pondasi keimanan harus kuat, Islam maknya orang biar yakin dulu Islam itu apa, selanjutnya ikhsan diharapkan umat muslim punya akhlak.

\"\"

Di posisi paling atas adalah mahkota di mana kekuasaan tertinggi adalah hak penuh Allah SWT sebagai penentu akhir dari setiap usaha manusia.

Atap Masjid Demak ditopang empat saka atau tiang, yaitu di barat laut, barat daya, tenggara, dan timur laut. Pembuatan saka atau tiang ini dilakukan langsung oleh empat wali dari Wali Songo. Mereka adalah Sunan Bonang membangun tiang barat laut, Sunan Gunung Jati barat daya, Sunan Ampel tenggara, dan Sunan Kalijaga timur laut.

Tiang yang dibuat oleh Sunan Kalijaga dikenal dengan nama saka tatal, atau saka guru tatal. Tiang ini termasuk unik, karena dibuat dari serpihan dan potongan-potongan kayu. Serpihan dan potongan kayu itu disatukan, diikat, lalu dihaluskan.

Dalam satu keterangan disebut bahwa ikatan itu dilepas beberapa tahun kemudian. Namun dalam keterangan yang lain disebutkan bahwa proses pembuatan saka guru tatal, dari menyatukan serpihan kayu, mengikat, dan menghaluskan hanya butuh waktu satu malam.

Saka tatal memiliki makna filosofi yang mendalam. Serpihan kayu yang berbeda ukuran itu melambangkan perbedaan suku yang ada di wilayah Nusantara. Namun perbedaan-perbedaan itu tetap dapat disatukan, bahkan bisa menjadi kekuatan ketika sudah dihaluskan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top