“PENUTUPAN PELATIHAN PEMANDU WISATA “


Rabu 30 Oktober 2019 berlangsung acara Penutupan pelatihan pemandu wisata Budaya Kuliner dan Belanja, Sejarah , Perdesaan dan perkotaan yang telah berlangsung selama 3 hari terhitung sejak Senin 28 Oktober 2019. Peserta sejumlah 160 orang yang terbagi dalam 3 Kelas. Kelas kuliner dan Belanja sejumlah 60 orang, kelas sejarah 50 orang dan kelas perdesaan dan perkotaan 50 orang. Dalam acara penutupan juga diumumkan 3 peserta terbaik masing- masing kelas diambil 1 orang dan pemilihan narasumber terbaik. Peserta terbaik kelas kuliner dan belanja adalah Helena Rizqi , kelas sejarah dan kelas perdesaan dan perjotaan Rizqi Prasetyo. Serta pemilihan narasumber terbaik adalah Aris masing- masing mendapat penghargaan dari kepala dinas pariwisata Kab. Demak. Acara ditutup oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Dalam sambutan penutupnya Bapak Agus Kriyanto, SH.MM. berpesan kepada seluruh peserta bahwa dengan betakhirnya pelatihan bukan betarti berhenti , akan tetapi harus tetap berproses yang mana juga telah dipersiapkan pendamping masing- masing kelas selama 3 bulan ke depan. Materi yang sudah disampaikan agar ditindak lanjuti diterapkan di masing- masing daerah sesuai dengan potensi / karakteristik masyarakat daerah setempat. Seluruh peserta juga harus turut serta mempromosikan wisata kabupaten Demak. Penutupan ditandai dengan pelepasan kartu peserta dan oenyerahan sertifikat. Sekapur sirih dari perwakilan narasumber yang diwakili oleh Aris bahwa narasumber sangat terkesan dengan penyelenggaraan pelatihan di Kabupaten Demak , dimana pemerintah Kabupaten Demak terjalin sinergitas dimana dalam pembukaan juga menghadirkan para pejabat tinggi Kabupaten Demak. Dan menurutnya pelatihan di Kabupaten Demak terbaik penyelenggaraannya se Jawa Tengah dan akan ditiru untuk penyelenggaraan di daerah lainnya, seluruh peserta sangay antusias selama menerima materi. Acara penutupan diwarnai dengan rasa haru antara peserta dan narasumber seiring alunan lagu Kemesraan.

” MATERI UMUM SEKDA DEMAK MENGISI KEGIATAN PEMANDU WISATA”


Selasa 29 Oktober 2019 Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes berkenan mengisi materi umum tentang Pengembangan Pariwisata Kabupaten Demak, potensi pariwisata Kabupten Demak dengan belanja kuliner maupun oleh- oleh yang berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat. Semoga melalui pelatihan pemandu wisata merupakan awal dari berkembangnya pariwisata Kabupaten Demak.

” PELATIHAN PEMANDU WISATA BUDAYA “


Dalam rangka upaya meningkatkan promosi serta pelayanan dibidang pariwisata Kabupaten Demak, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak menyelenggaran Pelatihan Pemandu Wisata Budaya melipiti :
* Kuliner dan Belanja
* Sejarah
* Perdesaan dan Perkotaan
Selama 3 Hari mulai taggal 28 Oktober sd 30 Oktober 2019 yang diikuti oleh peserta sejumlah 160 orang yang berasal dari perwakilan Pokdarwis, Desa Wisata, Saka Pariwisata, pelaku usaha pariwisata kuliner, dan melalui rekruitmen. Bertempat di Hotel Amantis para peserta dikarantina menginap di Hotel Amantis. Senin 28 Oktober 2019 pelatihan dibuka oleh Asisten Pembangunan dan Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Windu Sunardi SH. mewakili Bupati Demak. Dalam sambutan Bupati Demak bahwa Pariwisata merupakan salah satu program unggulan Bupati Demak setelah: Pertanian, UMKM, Perikanan dan Kelautan. Icon Kota Wali dengan Masjid Agung Demak peninggalan para wali adalah wisata religi yang sudah mendunia yang mendatangkan wisatawan urutan ke 2 se Jawa Tengah setelah Candi Borobudur.


Diharapkan melalui pelatihan tersebut dapat mempromosikan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Demak sehingga dapat mengembangkan kepariwisataan di Kabupaten Demak dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam laporan penyelenggara diklat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Agus Kriyanto, SE, MM menyampaikan bahwa Penyelenggaraan pelatihan pemandu wisata budaya dibiayai dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Tahun 2019. Dalam pelaksanaannya dibantu pihak ke 3 yaitu oleh CV. Angkasa Global Alzidan Semarang dengan Para Narasumber yang berkopenten di bidang Pariwisata. Diharapkan melalui pelatihan pemandu wisata ini nantinya para peserta dapat memperoleh ilmu untuk menjadi guide/ pemandu di destinasi daerah masing- masing bahkan dapat melihat potensi yang ada di daerahnya sehingga dapat menjadikan desa wisata baru atu dapat berinovasi untuk mengembangkan dentinasi yang sudah ada dan sekaligus mempromosikan wisata- wisata di Kabupaten Demak. Usai acara pembukaan para peserta langsung memperoleh materi dan terbagi dalam kelas Kuliner dan Belanja, Sejarah dan Perdesaan dan Perkotaan.

Bendera hijau untuk Dinas Pariwisata

Jum’at, 29 November 2019, diperingati hari Korpri ke 48 dalam hal ini diumumkan pula juara dalam kategori menghias taman kali tuntang. Disimbolkan dengan Bendera hijau untuk yang sangat maksimal dalam penataannya, bendera kuning yang masih biasa saja dan hitam untuk OPD yang tidak maksimal dalam berpartisipasi dalam lomba menghias taman kali tuntang. Alhamdulillah Dinas Pariwisata mendapatkan bendera hijau bersama OPD yang lain seperti, Sekretaiat Daerah kab. Demak, PGRI, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Dinperkim Kab. Demak dan Dinkominfo Kab. Demak. Semoga demak hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Guyub Rukun mbangun Demak

Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata

Kegiatan Bimbingan Teknis peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata dilaksanakan pada hari kamis dan jum’at, 05-06 Desember 2019, di Rumah makan apung Pantai Morosari Kec. Sayung. Kegiatan ini di Prakarsai Oleh Dinas Kepemudaan , Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Dalam Kegiatan ini dihadiri juga oleh bapak wakil bupati Demak yang di dampingi oleh Pak Agus Kriyanto, SE, MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Kab. Demak. Peserta dari warga masyarakat dan para pelaku Usaha Pariwisata di sekitar destinasi wisata Pantai morosari. Semoga dengan kegiatan Bimbingan Teknis ini bisa menjadikan Demak menjadi kunjungan utama para wisatawan untuk berwisata, yang diharapkan nantinya bisa meningkatkan pula kesejahteraan masyarakat Demak.