Dinparta Jumat Bersedekah

Bertempat di kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, pada tanggal 14 Januari 2020, diadakan Jum’at bersedekah yang dilakukan oleh keluarga besar Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dengan saling membawa dan berbagi makanan atau hasil bumi yang dimiliki oleh para karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Budaya Jumat bersedekah ini, diadakan untuk menumbuhkan jiwa berbagi dan membangkitkan kebersamaan serta kekompakkan seluruh keluarga Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dalam memperkuat pondasi kekompakkan untuk menjadi lebih baik dalam melaksanakan tugas dan tujuan Dinparta memajukkan destinasi wisata yang berada di Kabupaten Demak.

“REKONSILIDASI ANJUNGAN MAERO KOCO KABUPATEN DEMAK KE PT. PRPP JAWA TENGAH”

Menindak lanjuti Surat dari Direktur PT. PRPP Jawa Tengah Nomor: 209/DIR/PRPP/E/XII/19. perihal batas waktu penyerahan anjungan di Maerokoco kepada PT. PRPP Jawa Tengah. Selasa 11 Pebruari 2020 Dinas Pariwisata Kabupaten Demak bersama dengan Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Demak melaksanakan konfirmasi kepada PT. PRPP Jawa Tengah. Dari PRPP diterima oleh Ibu Yayuk dan dijelaskan bahwa Anjungan Maerokoco nantinya akan dikelola oleh PT. PRPP Jawa Tengah termasuk pemeliharaannya. Untuk aset masih tetap milik Pemerintah Kabupaten. Dari keseluruhan anjungan yang ada di Maerokoco masih terdapat 8 yang belum menyerahkan termasuk Kabupaten Demak. Lanjutan penjelasan dari Pihak PRPP bahwa apabila pemerintah kabupaten akan melaksanakan kegiatan di Maerokoco diperkenankan akan tetapi harus melalui ijin dan persetujuan PT. PRPP. Tujuan dari alih pengelolaan Anjungan untuk pengembangan Maerokoco yang lebih baik dan menarik dengan spot-spot wisata sesuai dengan perkembangan teknologi dibidang kepariwisataan.
Diharapkan pula untuk display produk UKM dari masing-masing Kabupaten dapat dipromosikan. Penataan pedagang akan terpusat di tempat tersendiri tidak ada pedagang di anjungan. Dari hasil rekonsilidasi akan dijadikan dasar pelaksanaan penandatanganan Berita acara penyerahan anjungan Kabupaten Demak kepada PT. PRPP Jawa Tengah oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak.

Budaya Kerja Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Bidang Sosial

Selasa, 11 Februari 2020. Karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yang diprakarsai oleh Ibu Kurnia Zauharoh SE, MM selaku Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mengadakan kunjungan, menyambangi kediaman keluarga Bapak Rahmat Prayodha selaku salah satu staff Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yang sedang berhagia baru saja dikaruniai seorang putra pertama. Kunjungan yang dilaksanakan pada siang hari itu, merupakan salah satu budaya kerja di Dinas Pariwisata Kabupaten Demak di bidang sosial, dimana berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Bila ada suka duka keluarga besar Pariwisata Kabupaten Demak siap membantu. Diharapkan kedepannya, Budaya Kerja Dinas Pariwisata tersebut, dapat membangun dan mengembangkan destinasi wisata di Demak yang lebih baik.

“RAKOR PENGEMBANGAN DESTINASI SUPER PRIORITAS BOROBUDUR (JOGLO SEMAR)”

Bertempat di Hotel Grand Artos, Kabupaten Magelang berlangsung kegiatan rapat koordinasi Pengembangan Destinasi Super Prioritas Borobudur (Joglo Semar) yaitu Yogyakarta, Solo, Sragen, Semarang, Demak, Karimunjawa berlangsung selama 2 hari dari tanggal 6 sampai dengan 7 Februari 2020. Acara dihadiri peserta rakor oleh Deputi Bidang koordinasi Infrastruktur, Kemenkomarives, Dinas Pariwisata Provinsi DIY, Disporapar Jawa Tengah, Dinas Pariwisata yang terlintasi oleh program Joglo Semar di antaranya, adalah Solo, Sragen, Semarang, Demak, Kudus , Jepara (Karimunjawa). Dinas Pariwisata dihadiri oleh Kepala Bidang Obyek Daya Tarik Wisata dan ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Kegiatan Rakor dalam rangka pelaksanaan rencana program pengembangan kepariwisataan di Kawasan Pariwisata Borobudur dan untuk melakukan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dengan pemerintah Provinsi/Kabupaten dan Kota yang masuk dalam cakupan Pariwisata Borobudur serta mendapat input dari stakeholder non pemerintah yang dapat dilakukan untuk investasi dalam meningkatkan kondisi pengembangan kepariwisataan yang ada pada pilar pembangunan pariwisata.

“RAKOR HARI JADI KE 517 KABUPATEN DEMAK TAHUN 2020 “


Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1991 Tanggal 28 Maret 1991 ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Demak. 28 Maret 2020 mendatang merupakan Hari Jadi yang ke 517. Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Demak tahun 2020 , Senin 10 Pebruari 2020 bertempat di Gedung Grahadika Bina Praja Kabupaten Demak telah berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Panitia Hari Jadi Kabupaten Demak tahun 2020. Rakor diahadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Demak. Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Sekretaris OPD, Camat, Sektor terkait, BUMD, BUMN dan Perusahaan Swasta yang beroperasional di sekitar Kota Demak yang tercantum dalam kepanitiaan. Rakor dipimpin oleh Plt. Asisten 3 Hadi Waluyo, SPd.MH. Bupati Demak H.M.Natsir dalam arahannya menghendaki agar dalam peringatan Hari Jadi tahun 2020 dibuat semeriah-meriahnya dari kota sampai ke pelosok Desa. Gebyar terlihat dari semua penjuru masuk kota Demak dengan umbul- umbul dan spanduk-spanduk. Buat lomba kebersihan dan keindahan di masing- masing Desa. Peserta kirab melibatkan seluruh elemen masyarakat , OPD, BUMD, BUMN, perusahaan swasta yang berada di Kabupaten Demak. Marka jalan dilakukan pengecatan baru. Karangan bunga untuk semua OPD akan dipasang di alun-alun selama 3 hari sampai dengan Perayaan kirab budaya. Wajib bagi sekolah yang berada sepanjang jalan raya untuk memasang lampu hias. Masing-masing OPD yang mempunyai kegiatan agar disendingkan dengan Hari Jadi. Upacara mengikutsertakan peserta dari pondok pesantren. Diadakan festival seni yang melibatkan peserta dari pondok pesantren yaitu. Makhalul Qiyam bertempat di depan Pendopo Kabupaten Demak. Lomba kebersihan pondok pesantren. Selanjutnya oleh Pimpinan rakor disampaikan tentang kepanitiaan dan sekaligus rencana kegiatannya. Dengan telah terbentuknya kepanitiaan Hari Jadi segera ditindak lanjuti rapat di masing-masing seksi. Rakor selanjutnya direncanakan tanggal 19 Februari 2020 diharapksn masing-masing seksi sudah membawa rencana kegiatan.