TINDAK LANJUT SIPARTALI DI DISPORAPAR PROVINSI JAWA TENGAH

Demak Kota wali terkenal dengan wisata halal atau wisata religi nya. Dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mempunyai peran utama untuk meningkatkan pelayanan di bidang pariwisata. Di Tahun 2020 Dinas Pariwisata Kabupaten Demak berencana untuk membuat aplikasi Sipartali “Sistem Informasi Pariwisata Kota wali” yang mana segala informasi dapat ter akses dengan lengkap melalui gadged. Untuk mensukseskan program tersebut sekiranya perlu berkoordinasi dan Konsultasi ke pihak terkait. Rabu, 15 Januari 2020 Ibu Siti Umi kulsum, S.Sos selaku Ka Sie Informasi dan pelayanan Pariwisata bersama staff nya berkunjung ke Disporapar Provinsi Jawa Tengah di jalan Ki Mangun Sarkoro, Semarang. Dalam kunjungan tersebut diterima dengan tangan terbuka dan penuh hangat oleh bu Suci dari bagian Pemasaran pariwisata. Setelah berbincang bincang dan membicarakan duduk permasalahan yang ada kemudian dari Disporapar Provinsi memberi masukan yang sekiranya tepat dengan kondisional yang ada di Pariwisata Kab. Demak, yang pada intinya akan terus mengoptimalkan media sosial yang telah ada, sekaligus terus menginformasikan lewat web, karena pembuatan aplikasi membutuhkan biaya yang relative tidak murah dan melibatkan pihak ke tiga.
Kemudian untuk meningkatkan follower yang ada di IG Pariwisata dari Disporapar Prov. Jawa Tengah mensuport cendera mata beruba kaos, tumbler dan juga udeng. Semangat Terus Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Semoga Sipartali Segera terwujud sebagai aplikasi yang mudah diakses oleh warga Demak dan Indonesia.

“PENANDA TANGANAN PERJANJIAN KINERJA DAN PAKTA INTREGRITAS TAHUN 2020”

Rabu tanggal 15 Januari 2020 bertempat di Gedung Gradika Bina Praja Kabupaten Demak berlangsung acara penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta intregritas pejabat daerah seKabupaten Demak Tahun 2020. Sejumlah 42 Kepala OPD seKabupaten Demak melakukan penanda tanganan perjanjian di hadapan Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Demak. Masing-masing Kepala OPD didampingi oleh sekretaris. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Hasil Laporan Kinerja OPD yang merupakan raport OPD. Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mendapat nilai keseluruhan 22 dan merupakan urutan ke 33 dari 42 OPD yang dinilai. Dari hasil penilaian dan peringkat tersebut, Dinparta masih harus meningkatkan kinerja baik fisik maupun keuangan. Untuk itu, perlu komitmen dari seluruh karyawan dan karyawati Dinparta untuk bekerja lebih cepat, lebih tepat dan lebih menunjukkan profesional kerjanya di tahun 2020, sehingga raport 2020 nantinya lebih baik dan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Terutama dalam mencapaian Indikator Kinerja Utama yaitu pendapatan retribusi parkir pariwisata. Dengan Penuh Semangat…”KITA PASTI BISA” kita awali kinerja tahun 2020.

“WTP HARGA MATI”

Bertempat di pendopo Kabupaten Demak pada hari Selasa 14 Januari 2020 berlangsung acara rapat koordinasi persiapan pemeriksaan Laporan keuangan daerah Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2019 oleh BPK. Rakor dihadiri oleh Kepala Dinas dan Sekretaris seluruh OPD seKabupaten Demak. Dinas Pariwisata yang menghadiri acara rakor tersebut, adalah Bapak Agus Kriyanto, SE.MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, beserta Ibu Kurnia Zauharoh, SE.MM selaku Sekretaris Dinparta Kabupaten Demak. Materi dalam rakor tersebut, disampaikan oleh Bapak Bupati Demak, Wakil Bupati Demak dan Sekretaris Daerah Kabupaten. Dalam materi tersebut, disampaikan bahwa BPK akan melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Demak Mulai tanggal, 27 Februari 2020 selama satu bulan. Untuk itu semua OPD harus mempersiapkan Dokumen SPJ secara lengkap dan benar untuk kelancaran pemeriksaan dan memberikan pelayanan yang terbaik. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian adalah harga mati yang mana predikat WTP atas laporan Keuangan Daerah sudah diraih Kabupaten Demak. Hal tersebut harus tetap dipertahankan, karena hal tersebut sudah menjadi harga mati, dan merupakan komitmen Pemerintah Daerah. Oleh karena itu semua OPD harus berkomitmen pula untuk mempertahankan predikat WTP.

RAPAT PERSIAPAN PENILAIAN TAMAN KALI TUNTANG

Rapat persiapan penilaian Taman Kali Tuntang diadakan pada tanggal 15 Januari 2020 di ruang pertemuan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Rapat dipimpin oleh Bapak Agus Kriyanto, SE.MM, selaku Kepala Dinas Kabupaten Demak. Rapat berlangsung dengan dihadiri beberapa tim penilai. Penilaian Taman Kali Tuntang dilaksanakan rutin perbulan, tepatnya pada tanggal 16 di setiap bulannya. Kemudian, untuk pengumuman dilaksanakan di tanggal 17 di setiap apel di Setda dengan seragam korpri. Adapun kriteria dari penilaian taman Kali Tuntang, meliputi kebersihan, keindahan dan pemeliharaan taman disetiap bagiannya. Hasil penilaian taman paling baik diberikan simbol berupa bendera berwarna hijau. Bendera berwarna merah diberikan untuk penilaian taman yang sudah baik dari segi, keindahan, kebersihan dan pemeliharaan lingkup taman. Untuk bendera berwarna kuning, menjadi simbol dari taman yang mengalami peningkatan di berbagai aspek penilaian tersebut. Kemudian, untuk bendera hitam merupakan simbol penilaian dari taman yang buruk dan perlu perbaikan serta peningkatan di berbagai ornamen dan aspek taman. Mari kita tingkatkan, jaga dan pertahankan Taman Kali Tuntang bagian Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, agar tetap terawat dan mendapat bendera Hijau sebagai simbol penilaian terbaik di bulan ini. Tetap semangat dalam berkarya, membangun, dan menjaga setiap destinasi wisata di Demak tercinta.

MARI JAGA KEBERSIHAN BERSAMA

Pariwisata adalah salah satu sektor unggulan yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Demak selain perikanan, pertanian dan Perdagangan. Maka dari itu Dinas Pariwisata memperhatikan dan fokus kepada kebersihan yang ada di kawasan Destinasi Wisata agar nyaman untuk dikunjungi. Selain fokus pada Promosi dan Pemasaran, kebersihan juga merupakan tanggungjawab dari Dinas Pariwisata. Setiap hari Karyawannya melakukan kebersihan di area Parkir Pujasera, Taman parkir Wisata Tembiring jogo indah dan kawasan parkir tembiring. Setelah dibersihkan sampah yang ada akan dibawa ke TPA yang terletak di Desa Katonsari. Namun yang Nampak saat ini sampah menggunung tinggi dan akses yang sulit untuk menuju kesana. Diharapkan kedepannya masyarakat mampu untuk mengurangi sampah terutama sampah plastik sehingga sampah tidak sampai menggunung. Selain hal tersebut di atas maka Pemerintah juga perlu menormalisasi TPA atau membuat TPA yang baru agar dalam menampung sampah bisa lebih terfasilitasi. Mari jaga kebersihan Demak Kota wali tercinta dan mulai dari diri kita sendiri untuk bisa membuang sampah pada tempatnya.