Hilangnya kemeriahan Ramadhan karena covid 19


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti – nantikan umat muslim di Dunia karen Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan ampunan , berkah dan nikmat. Kemeriahan tempat ibadah umat Islam dipenuhi dengan kemeriahan umat Islam dalam beribadah untuk mendapatkan ampunan , rahmat dan pahala Allah SWT. Masjid Agung Demak yang merupakan tempat wisata religi tak pernah sepi dengan kegiatan mengisi ramadhan dari awal puasa hingga akhir yaitu: pengajian , Sholat jama’ah, sholat Tarawih, Sholat Jum’at, Tadarus Alqur’an, sholat lailatul qodar. Sebelum adanya covid-19 para jamaah selalu memenuhi Masjid Agung Demak setiap harinya. Namun dengan adanya Surat Edaran dari Bupati Demak yaitu : SE Nomor 440.1/8 Tahun 2020 tentang Ketentuan Pelaksanaan Ibadah Puasa dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah pandemi wabah covid- 19, dengan berat hati Takmir Masjid Agung Demak harus menindak lanjuti SE tersebut dengan memasang informasi terkait himbauan / larangan sebagaimana dijelaskan dalam Surat Edaran tersebut diantanya ;
1. Tidak Memfasilitasi sholat berjamaah.
2. Tidak melaksanakan sholat Jum’at.
3. Tidak melaksanakan sholat tarawih.
4. Tidak melaksanakan tadarus alqur’an
5. Tidak melaksanakan pengajian.
6. Tidak melaksanakan sholat idul fitri.
dan kegiatan keagamaan lainnya yang berpotensi adanya kerumunan jamaah untuk sementara ibadah dilakukan di rumah masing- masing. Meski berat namun demi kesehatan dan keselamatan umat dari wabah covid- 19 Takmir Masjid Agung harus menjalankan Surat Edaran Bupati Demak. Dengan beribadah di rumah selama pandemi covid- 19 tidak akan mengurangi pahala dari Allah SWT asal dijalankan dengan khusuk .