“FGD IDENTIFIKASI PRODUK WISATA KULINER DAN BELANJA”

Memenuhi undangan Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta, pada hari Kamis tanggal 6 Pebruari 2020 bertempat di Hotel Gets Semarang Jl. MT.Haryono No 312-316 Semarang berlangsung kegiatan  FGD ( Forum Grup Discusion ) Identifikasi Produk Wisata Kuliner dan Belanja. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari beberapa Kabupaten yaitu : Semarang, Kudus, Demak dan Kota Semarang, perwakilan dari organisasi yaitu ASITA, ASPPI, HPI, STIEPARI dan organisasi lainnya yang berkaitan dengan kepariwisataan. Dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak berkesempatan memaparkan materi tentang Identifikasi wisata kuliner dan belanja di Kabupaten Demak. Untuk Kuliner ada asem – asem daging Demak, caos dahar,  bothok telur asin, kepala manyung, sop balungan, rica rica entok dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk wisata belanja terdapat Reestu Wali, Zem Silver, Lea batik dan lain lain. Dengan FGD ini diharapkan para pelaku usaha pariwisata di Jawa Tengah dapat berperan serta memajukan kepariwisataan/ Kunjungan di Jawa Tengah pada umumnya dan Demak pada khususnya serta dapat meningkatkan perekonomian UKMnya. “ MAU BELI JAJANAN KHAS DEMAK KE RESTU WALI SAJA “

” RAKOR & EXPOSE CRCMF 2020 “

Dalam rangka meningkatkan  pemahaman dan kualitas SDM di bidang penyelenggaraan acara/ MICE ( Meeting Incetive Travel Conference Exchibilition ) berbasis kompetensi Dinas pariwisata Kabupaten Demak yang diwakili oleh Sekreyaris Dinparta  turut berpartisipasi memenuhi undangan yang diselenggarakan oleh SMICECOMM (Semarang MICE comnunity ) Selasa 4 Pebruari 2020 bertempat di Unnes Training Center (UTC) Semarang. Kegiatan yang akan diselenggarakan yaitu event kolaborasi antara Pariwisata dan ekonomi kreative ( CECMF )  2020 yaitu Creative Enterpreneur & Challege Mice Forum. Adapun kegiatan akan diselenggarakan bedok pada tanggal 25 Pebruari  s.d 1 Maret 2020 diantarang Seminar Nadional, pelatihan SDM, workshop Assessor. Untuk keputusan lebih lanjut keikut sertaan dalam expo akan dipertimbangkan lebih lanjut disesuaikan dengan kegiatan yang sudah terjabarkan dalam DPA Dinparta.

“RAKOR PENATAAN PKL DI LOKASI NSC”

New Star Cineplex adalah satu-satunya gedung Bioskop di Kabupaten Demak. NSC dibuka pada tahun 2019 yang semula bernama Gedung bioskop Garuda Demak. Pada awal dibuka keberadaan NSC cukup diminati para penggemar film. Namun seiring perjalanan waktu pengunjung menurun dalam perhitungan bisnis pengelola mengalami kerugian. Untuk itu Dinas Pariwisata memfasilitasi rapat koordinasi dengan dinas terkait pada hari Rabu tanggal 5 Pebruari 2020 bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Pariwisata, yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, bapak Agus Kriyanto, SE. MM. Rakor diselenggarakan dalam upaya sumbangsih kepada pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan kota pintar dan nyaman untuk tinggal melalui upaya mempromosiksn meramaikan NSC sebagai alternatif bagi masyarakat Demak untuk mencari hiburan.

Konsep awal sudah dibangun gerai UKM dan lapak PKL, akan tetapi belum terealisasi. Diharapkan dengan adanya gerai UKM dan kuliner akan menjadikan daya tarik masyarakat untuk datang.
Beberapa masukan untuk lebih meramaikan kembali pengunjung NSC diantaranya :
1.Publikasi penayangan film lebih gencar lagi.
2.Publikasi di luar media sosial, informasi penayangan film di tempat yang mudah diakses oleh masyarakat. (Di papan informasi).

  1. Promosi di Dinas dan sekolahan.
  2. Selalu Up date informasi.
  3. Pelebaran akses masuk ke lokasi.
  4. Dibedakan antara parkir penonton dan kuliner.
  5. Segera dioptimalkan gerai UKM dan kuliner.
    Semoga melalui rakor awal penataan PKL di lokasi NSC merupakan langkah awal meningkatkan kembali pengunjung NSC sebagai alternatif untuk mencari tempat hiburan keluarga.

“Malam Puncak Peringatan Khaul Akbar Kanjeng Sultan Raden Abdul Fatah Sayyidin Panotogomo”

Malam puncak Khaul Akbar Kanjeng Sultan Raden Abdul Fatah Sayyidin Panotogomo berlangsung pada malam Jum’at tanggal 6 Februari 2020 di pelataran parkir Masjid Agung Demak yang ditata sedemikian indah dan bersih. Persiapan puncak Khaul sudah terlihat dari beberapa hari sebelumnya, namun sterilisasi wilayah di mulai pada hari Kamis sore dengan penutupan sebagian jalan dari dan menuju Masjid Agung Demak. Menuju malam hari, tempat mulai dipadati masyarakat umum dan santri-santri dari beberapa pondok pesantren dalam dan luar kabupaten Demak. Tidak hanya pengunjung yang memadati acara tersebut, tetapi pedagang asongan dan kaki lima juga terlihat memadati area sekitar menambah ramai dan semaraknya acara Khaul Akbar Kanjeng Sultan Raden Abdul Fatah Sayyidin Panotogomo di malam itu. Suasana semakin riuh, ketika acara dibuka dengan Nasyid yang dibawakan oleh group rebana Az-Zahir dan kehadiran dari Habib Ali Zaenal Abidin Azzegaf. Semakin larut, acara pun mulai dihadiri oleh Bapak Bupati Demak H.M Nasir yang diikuti oleh segenap pejabat struktural daerah, juga Habib Lutfi Bin Yahya dan KH. Ahmad Muwaffiq yang hadir dan menjadi pembicara pada malam itu.