Bingkisan Di Awal Tahun

Media Sosial bagi kaum milenial adalah hal yang dekat dan sangat mudah untuk dijangkau dan dikenal dengan baik. Mendekatkan yang jauh untuk dapat berbagi dalam setiap kesempatan. Hal inilah yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dalam mencoba mengajak dan menggapai hati khalayak ramai untuk berkunjung dan mencintai kearifan serta destinasi wisata yang berada di Demak, dengan memanfaatkan adanya media sosial seperti instagram. Tanggal 21 hingga 27 Januari 2020, Dinas Pariwisata Demak melalui akun instagram TIC Pariwisata Demak mengadakan Giveaway awal tahun untuk menyambut 100 follower baru yang ikut serta meramaikan akun Tourism Information Center yang dimiliki Dinas Pariwisata Demak dalam upaya mempromosikan destinasi wisata yang berada di Demak melalui sua foto peserta giveaway di beberapa tempat destinasi. Dengan adanya momen Giveaway yang diadakan TIC Pariwisata Demak, terpilihlah seorang pemenang Giveaway dengan akun instagram m_fakhrulhuda warga desa kuncir wonosalam, Kabupaten Demak. Adanya apresiasi dan tanggapan positif dari masyarakat luar, ada harapan besar untuk terus mengenalkan destinasi wisata yang berada di Kota Demak hingga keluar daerah. Terus Bangga dan Bangun wisata Demak, untuk Demak jaya, maju dan berdikarya. Giveaway akan dibuka lagi bulan februari 2020, TIC memberi kesempatan untuk yang belum sempat mengikuti event Giveaway kemarin. Silahkan ajak teman sanak saudara untuk follow ig TIC patiwisata di @ticpariwisatademak, untuk ikut seru-seruan bersama keluarga besar Dinas Pariwisata Demak. Salam Dinparta

MUDA CERDAS DAN BERKUALITAS

            Nurul Hidayat adala pemuda dari Desa Wonosalam, Kab Demak. Sosok pemuda ini di tahun 2019 menjadi Juara 1 Mas Duta Wisata Kabupaten Demak. Di tahun 2020 ini pun telah mengharumkan nama Demak lagi dengan menjadi Juara 1 Putra Putri Pendidikan se Jawa Tengah dan DIY. Beliau berkata Saya mengikuti kegiatan Pemilihan putera puteri Pendidikan Jawa Tengah dan DIY 2020 pada tanggal 24-25 januari 2020 di komplek Pondok pesantren Ummul Qurok Boyolali. Pesertanya ada 25 orang dari berbagai universitas di jawa tengah dan DIY. Saat karantinanya ada berbagai materi yang diberikan. Seperti public speaking, beauty class, ilmu pendidikan dan psikologi. Disaat karantina juga ada unjuk bakat, saya sendiri menampilkan angklung dan bermain trumpet. Ada juga sesi Forum Debat, dimana kita dibagi beberapa kelompok dan membahas isu-isu mengenai pendidikan yang saat ini sedang ramai diprebincangkan, seperti dihapusnya UN, berubah-ubahnya kurikulum pendidikan, lalu mengenai rencana ristekdikti yang akan digabung dengan kemdikbud dan beberapa isu lainnya. Persaingan antar perserta disaat karantina benar-benar ketat, karena  persertanya sangat hebat-hebat. Ada yang mahasiswa S1, S2 dan S3 yang ikut berkompetisi. Dan tentunya memiliki advokasi yang kuat di dunia pendidikan. Semoga dengan prestasi ini bisa mendorong Pemuda pemudi Demak untuk tetap berprestasi dan menjadikan Demak jadi lebih baik.

“MAKAN GAK MAKAN YANG PENTING KUMPUL”

Ibarat pepatah berkata “makan gak makan yang penting kumpul”, sangat relevan kiranya dengan kegiatan Dinas Pariwisata pada hari Jum’at 24 Januari 2020. Pada hari ini unsur pimpinan, pejabat struktural dan karyawan Dinas Pariwisata mengadakan pertemuan yang di beri judul sambung rasa. Dalam kesempatan kali ini setiap orang diberi kesempatan untuk menyampaikan suara/pendapat untuk kebaikan bersama. Bapak Agus Kriyanto, SE, MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupate Demak mempimpin jalannya pertemuan. Beliau berpesan bahwa setiap insan sangat berpengaruh dan mempunyai andil penting dalam Dinas Pariwisata serta kedepannya dalam setiap kegiatan semua harus melibatkan diri aktif seakan merasa memiliki sehingga kegiatan bisa berjalan sebagaimana mestinya sesuai yang direncanakan bersama. Tidak ada Superman di dalam Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yang ada hanyalah super team. Setelah beliau memberi sambutan kemudian dilanjutkan dengan sarasehan. Serampung kegiatan sarasehan dilanjutkan dengan acara makan bersama. Dengan menu tradisional dan seluruh karyawan duduk bersila tanpa ada sekat antara pimpinan serta anak buah. Acarapun terasa hangat penuh kekraban sesekali canda tawa mewarnai jalannya acara. Disini Dinas Pariwisata Rumah kedua kita dan semua adalah bersaudara.

” WISATA EDUKASI DI IKM RESTU WALI”

Sabtu 25 Januari 2020 ada kunjungan 3 bus dari SMP N 2 Kokap, Kulonprogo, Yogjakarta untuk yang pertama kali menyelenggarakan wisata religi dan  Edukasi di Demak yaitu di Masjid Agung Demak dan  pembuatan Jus Blimbing oleh oleh Khas Demak. Rombongan sebelumnya transit di.RM. Kalijaga Jl. Lingkar Demak untuk mandi dan makan pagi dilanjutkan wisata religi ke Masjid Agung Demak. Usai melihat – melihat kemegahan Masjid yang menyimpan sejarah para Walisongo dengan ke 4 Soko Tatal tiang penyangga Masjid Agung Demak serta foto bersaman rombongan melanjutkan perjalanan ke “ IKM RESTU WALI” Ds. Karangrejo Kecamatan Wonosalam, Demak. Rombongan disambut oleh perwakilan Dinas Pariwisata Demak Ka. Sie Pelayanan Informasi Pariwisata  Ibu Siti Umi Kulsum,  Fonder IKM Restu Wali Ibu Istiana bersama Tim dan  Tour Guide Dinas Pariwisata Eko Zaenudin. Acara dibuka oleh Tour Guide dengan penjelasan singkatnya tentang sejarah  Masjid Agung Demak peninggalan Walisongo serta asal usul icon Kabupaten Demak yaitu buah blimbing serta manfaat buah tersebut. Ikon buah blimbing sendiri tak lepas dari Sejarah para wali dalam penyebaran agama islam di Kerajaan Bintoro Demak diambil dari lagu ” Lir – Ilir” yang diciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga yang penuh dengan makna filosofinya tentang kehidupan. setelah pengantar dari tour guide acara selanjutnya adalah edukasi pembuatan Sirup blimbing, Jus Blimbing yang dipandu oleh Ibu Istiana. Para siswa yang didampingi oleh guru pembimbing dapat langsung menyaksikan proses pembuatan sirup dam jus blimbing. wisata edukasi tersebut dalam rangka untuk memenuhi kegiatan out class dan pelajaran praktek. Diharapkan setelah kegiatan tersebut para siswa dapat mengaplikasikan potensi yang ada lingkungan sekolah. Kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib. untuk melanjutkan wisata di Kabupaten Jepara. Awal yang bagus program wisata edukasi di Kabupaten Demak sehingga dapat memajukan Industri Kecil Menengah di Kabupaten Demak dimasa mendatang.

“MAKAN GAK MAKAN YANG PENTING KUMPUL”

Ibarat pepatah berkata “makan gak makan yang penting kumpul”, sangat relevan kiranya dengan kegiatan Dinas Pariwisata pada hari Jum’at 24 Januari 2020. Pada hari ini pimpinan, pejabat struktural dan karyawan Dinas Pariwisata mengadakan pertemuan yang bertemaman sambung rasa. Dalam kesempatan kali ini setiap orang diberi kesempatan untuk menyampaikan suara atau pendapat untuk kebaikan dan kemajuan bersama. Bapak Agus Kriyanto, SE, MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mempimpin jalannya pertemuan. Beliau berpesan bahwa setiap insan sangat berpengaruh dan mempunyai andil penting dalam Dinas Pariwisata serta kedepannya dalam setiap kegiatan semua harus melibatkan diri aktif seakan merasa memiliki sehingga kegiatan bisa berjalan sebagaimana mestinya sesuai yang direncanakan bersama. Tidak ada Superman di dalam Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, yang ada hanyalah Super team. Setelah beliau memberi sambutan kemudian dilanjutkan dengan acara sarasehan. Serampung kegiatan sarasehan dilanjutkan dengan acara makan bersama. Dengan menu tradisional dan seluruh karyawan duduk bersila tanpa ada sekat antara pimpinan serta anak buah. Acarapun terasa hangat penuh keakraban. Sesekali, canda tawa terdengar mewarnai jalannya acara. Di sini Dinas Pariwisata, merupakan rumah kedua bagi kita semua. Seluruh staff Dinas Pariwisata Kabupaten Demak adalah bersaudara.