” STUDY BANDING PENGELOLAAN DESA WISATA RELIGI KAB.REMBANG “


Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Kabupaten Demak telah mendapat penghormatan kedatangan rombongan dari Kabupaten Rembang untuk pelaksanaan study banding pengelolasn Destinasi wisata religi di Kabupaten Demak. Tepatnya pada tanggal 20 November 2019 bertempat di Gedung Graha Bina Praja Kabupaten Demak berlangsung acara penerimaan kunjungan dari Kabupaten Rembang yang berjumlah 30 orang dari beberapa OPD dan Anggota Dewan diantaranya dari Dinpermades, Perwakilan Kecamatan, Dinas Pariwisata, Bagian Pemerintahan sekretariat Kabupaten Rembang. Rombongan diterima oleh Asisten Pembangunan dan Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Windu Sunardi ,SH,MH. Dari Rembang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kab.Rembang Majid Kamil. Maksud dan tujuan study banding dipandang Kabupaten Demak telah berhasil mengelola Destinasi wisata religi yaitu Makam Sunan Kalijaga dan Masjid Agung Demak. Sejauh mana peran pemerintah Kabupaten Demak dalam pengembangan destinasi wisata religi tersebut. Oleh karena di Kabupaten Rembang terdapat Makam Sunan Bonang yang nantinya akan dikembangkan sebagai wisata religi seperti Makam Sunan Kalijaga. Setelah sesi tanya jawab acara ditutup dengan pemberian cinderamata dan difoto bersama.

” SEMARAK TAHUN BARU 2020 DI ISTAMBUL “


Tahun 2019 awal bumingnya destinasi pantai Istana Tambak Bulusan (ISTAMBUL). Sejak dibukanya Pantai Istambul pada tahun 2016 yang semula bernama pantai Glagah Wangi yang terletak di Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karang Tengah , untuk lebih mudah mengingat maka diberi nama ISTAMBUL. Berbagai upaya untuk mempromosikan pantai Istambul baik melalui media sosial dan Edukasi kini pantai Istambul sudah banyak pengunjungnya baik dari masyarakat Demak maupun dari luar kota Demak. Untuk hari biasa sekitar 200 pengunjung setiap harinya dan setiap hari libur sudah mencapai angka 2000 pengunjung. Pemerintah Kabupaten Demak juga mensuport dengan pembangunan sarana prasarana di tahun 2018 dan 2019 meliputi: pembuatan track mangrove, gasebo, sumur artetis, baleho, mushola, Kamar Mandi, dermaga.

Dari Bumdes selaku pengelola wisata juga selalu berinovasi dengan penyediaan sarana bermain seperti contoh MPV dll. sarana permainan anak. Dengan semakin banyakny sarana yang ada dalam rangka menyambut perayaan Tahun 2020 sebentar lagi Bumdes Pantai Istambul akan menyelenggarakan perayaan Tahun Baru secara mewah dan meriah. Beberapa intinerary sudah tersusun diantaranya; pesta kembang api pada malam tahun baru, suguhan musik angklung, dangndut, seribu lampion dan launching maskot akan memeriahkan perayaan tahun baru 2020 di Istambul. Untuk itu tidak usah bingung – bingung dan jauh – jauh untuk menyambut tahun baru 2020….datang yuuuk di Gebyar dan Semarak di Istana Tambak Bulusan.

“ROUDSHOW PROMOSI PARIWISATA SE KEDUNGSEPUR DI JATI POHON GROBOGAN”

Kegiatan rutin 2 bulan se kali yang difasilitasi oleh Bappeda se Kedungsepur untuk putaran terakhir di Kabupaten Grobogan. Bertempat di lokasi Desa Wisata Jati Pohon yang terletak di Desa Sumber Jati Pohon Kabupaten Grobogan. Acara berjalan dengan sukses dan meriah dibuka langsung oleh Bupati Grobogan Hj. Sumarni SH.MM. Kegiatan berlangsung selama 2 hari dari tanggal. 27 sd 28 November 2019. Kegiatan diikuti oleh 6 Kabupaten dan Kota se Kedungsepur. Selain masing-masing menyampaikan paparan potensi wisata juga diisi table top sebagai sarana promosi. Pada kesempatan tersebut usai membuka acara Bupati berkenan kunjungan ke stand pameran. Pada hari ke 2 peserta diajak untuk adventur dengan jep jelajah bukit Jati Pohon. Dan untuk kegiatan 2020 akan dijadwalkan kembali dengan kegiatan yang lain.

“PELATIHAN PEMBUATAN KAOS BATIK”


Dalam waktu yang sama Dinas Pariwisata dalam upaya meningkatkan ekonomi kreatif masyrakat guna mendukung pengembangan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Demak juga menyelengga rakan pelatihan pembuata kaos batik yang nantinya dapat dikembangkan menjadi souvenir Khas oleh – oleh. Kegiatan terselenggarakan dengan biaya DPHCHT tahun 2019. Kegiatan pelatihan batik berlangsung selama 5 hari dari tanggal. 28 Oktober sd 1 November 2019 bertempat di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogjakarta dan diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari perwakilan kelompok sadar wisata, desa wisata dan pelaku usaha pariwisata Kabupaten Demak. Para peserta di Karantina selama 4 malam. Para peserta nantinya akan dilatih bagaimana proses cara membuat Kaos Batik ato cara membatik dengan bahan dasar Kaos baik itu batik tulis, batik cap, dan batik printing dari awal sampe dengan Batik kaos itu jadi dan bisa dipake. Sepulang dari pelatihan tersebut para peserta akan dimonitoring untuk kelanjutam dari hasil pelatihan , sehingga kegiatan tidak hanya berhenti tetapi benar- benar berkelanjutan. Dan diharapkan pengembangan hasil pelatihan dapat menciptakan lapangan kerja bagi pemuda bahkan masyarakat sekitarnya yang tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian keluarga.

“PENINGKATAN KAPASITAS SDM PARIWISATA “


Bertempat di Warung Apung pantai Morosari Sayung selama 2 hari mulai Kamis tanggal 5 Desember sd Jum’at 6 Desember 2019 berlangsung kegiatan peningkatan kapasitas SDM Pariwisata Kabupaten Demak yang difasilitasi oleh Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Peserta berjumlah 40 orang yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata ( POKDARWIS) dan BUMDES pengelola wisata se Kabupaten Demak. Nara Sumber terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Cluster Pariwisata Borobudur, Kepala Pokdarwis Jawa Tengah, Balai kemasan Disperindag Jawa Tengah, STIEPARI, DPD HPI dan Pikas Banyuwong. Acara dibuka oleh Bapak Trenggono dari Disporapar Prov.Jawa Tengah.


Diselenggarakannya Kegiatan peningkatan SDM Pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Demak. Para pelaku usaha kepariwisataan di Kabupaten Demak agar lebih termotivasi dengan pengembangan kepariwisataan daerah lain yang mempunyai inovasi tinggi tentang kepariwisataan dengan kemampuan potensi di masing- masing Daerah. Diharapkan dengan materi selama dua hari yang diperoleh. Setelah kegiatan pelatihan usai masing- masing peserta dapat memetakan potensi daerahnya untuk dapat berinovasi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan masyarakat Demak.