Menghias Taman Kali Tuntang


Dalam rangka hari Korpri dan PGRI tahun 2019 di Kab. Demak , Pemkab Demak mengadakan kegiatan lomba, salah satu diantaranya ada kegiatan lomba menghias taman kali tuntang. Kali tuntang pada sejarahnya dulu digunakan sebagai benteng perlindungan alami Kasultanan Demak. Taman kali tuntang saat ini beralih fungsi terletak pada lokasi yang strategis antara Pendopo kabupaten dan masjid agung Demak. maka dari itu ada peluang jika dikelola dengan baik taman kali tuntang ini bisa dijadikan kawasan wisata disekitar masjid agung demak, museum masjid agung demak dan alun alun simpang 6 Demak, Untuk mensiasati agar taman kali tuntang lebih terlihat tertata dan rapi maka diadakan lomba menghias taman kali tuntang dengan peserta dari semua OPD dengan pembagian tempat yang proporsional.

Untuk Dinas Pariwisata Kab. Demak mendapat jatah tempat di area sebelah Jembatan jalan bayangkara, Dengan membuat kapal sebagai ikon bahwa Demak sebagai Negara Agraris dan Raja Demak yang ke dua Sultan Patiunus dulu dikenal dengan sebutan Pangeran sabrang lor yang konon diceritakan mampu mengusir Penjajah Portugis dari selat malaka. Semoga dalam lomba ini Dinas Pariwisata bisa memberikan yang terbaik, selain itu hal yang lebih besar agar taman kali tuntang lebih asri dan indah untuk lebih layak dikunjungi para wisatawan dalam menikmati keindahannya.

Sendratari Ramayana “ Anoman Duta “ Dianjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah

Merupakan kegiatan tahunan antara masyarakat Demak yang berdomisili di Jabodetabek dengan Pemerintah Kab. Demak di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta. Melalui pagelaran seni Sendratari Ramayana “ Anoman Duta “ Dianjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah. Minggu, 17 November 2019 telah berlangsung acara silaturahmi pemerintah Kab. Demak dengan masyarakat Demak yang berada dikawasan Jabodetabek, di anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah. Dalam acara diisi dengan pementasan Sendratari rama yana dengan judul “ Anoman Duta “ oleh Sanggar tari Gumebyar pimpinan Bapak Ardhito Prabowo, SH, MM. Para pemain sendratari ramayana adalah para seniman Kab. Demak, pelajar dan saka pariwisata Kwarcab Demak binaan Dinas pariwisata Kab. Demak. Kegiatan ini dihadiri Oleh Bupati Demak dalam hal ini diwakili olek asisten Ekonomi dan Pembangunan, DPRD Kab. Demak, Para kepala OPD dari Kab. Demak para lurah desa yang mana di desanya memiliki potensi sebagai Desa Wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kab. Demak Agus Kriyanto, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini dilaksanakan rutin setiap setahun sekali. Kegiatan seperti ini juga dapat digunakan sebagai ajang silaturahmi dan mengapresiasi masyarakat Demak yang berada di Jabodetabek dengan Pemerintah Kab. Demak agar tetap terjalin komunikasi dan persaudaraan meskipun tidak tinggal di Demak dan tetap berkontribusi untuk kemajuan Kab. Demak. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Leles Sudaryanto juga berkesempatan menyampaikan sambutan, beliau mengusulkan seyogyanya sebelum acara dilaksanakan sebaiknya diadakan kegiatan jumpa tokoh atau sarasehan sehingga semua aspirasi bisa tersampaiakan dan tertampung. Dalam kesempatan tersebut Paguyuban masyarakat Demak yang disampaikan oleh H. M. Khariri, SH sangat mengapresiasi kegiatan ini dan juga berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan perhatian lebih kepada Dinas Pariwisata untuk penganggaran, yang dalam hal ini sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Kab. Demak. Selain Dindagkop dan UKM, Perikanan dan kelautan serta Pertanian dan pangan. Selain itu beliau juga mengusulkan untuk diadakan even besar untuk masyarakat Demak setiap 5 tahun sekali dan kegiatan mudik bersama untuk masyarakat Demak.


Sambutan bapak bupati Demak di bacakan oleh Bapak Windu Sunardi, SH, MH yang mana intinya bapak bupati sangat mengapresiasi dengan kegiatan ini dan mohon untuk bisa di lestarikan serta menjadi ajang silaturahmi dan promosi produk unggulan Kab. Demak. Semua masukan dan usulan akan disampaikan kepada Bupati Demak. Acara selanjutnya diisi dengan pementasan Sendra tari Ramayana dengan Lakon “ Anoman Duta “ oleh sanggar tari Gumebyar. Sinopsis dari Pementasan Sebagai berikut :
Kisah bermula ketika Prabu Rama Memerintahkan Anoman untuk pergi ke suatu tempat yang bernama Negeri Alengka untuk memastikan keberadaan Dewi Sinta. Akan tetapi sebelum anoman pergi terjadi suatu pertikaian antara dirinya dengan Anggada yang mana pertikaian tersebut merebutkan siapa yang akan menerima tugas ke negeri Alengka yang mana pada awalnya anoman menyanggupi dengan 10 hari akan tetapi karena anggada mampu menyanggupi dengan 7 hari maka anoman sendiri merubahnya dengan menyanggupi dalam sehari maka prabu rama pun memerintahkan anoman ke Negeri Alengka.

Dalam perjalanan ke Alengka di penuhi dengan berbagai rintangan yang mana dia bertemu dengan Dewi Sayempraba, Anoman dirayu dan diberi buah buahan yang beracun sehingga matanya menjadi buta, akan tetapi kemudian dia ditolong oleh sempati dan juga dalam perjalannanya dia juga di tolong Begawan maenaka sehingga dia bisa tiba di negeri Alengka.
Setibanya disana dia pun memberikan cicncin kepada Dewi Sinta yang mana mereka bertemu ditaman Argasoka dan Dewi Sinta juga menyerahkan tusuk konde dan mengamanahi untuk memberitahukan bahwa dewi sinta masih setia kepada suaminya. Setelah menyelesaikan tugasnya maka Anoman dengan sengaja membuat dia agar tertangkap oleh para prajurit.